Nabi SAW Marahi Usamah Bin Zaid Padahal yang Ia Bunuh Orang Musyrik

147 views

Pribadi Rasulullah adalah seorang penyabar dalam menghadapi segala apapun. sifat marah tidak pernah dimiliki Beliau.

Walaupun seperti itu Rasulullah bukan  tidak pernah marah. Rasul marah besar dengan perkara yang bertentangan dengan Islam

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah marah kepada Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhu karena ia membunuh seseorang yang memeluk Islam tatkala perang berkecamuk.

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengirim suatu pasukan menghadapi kaum musyrikin.

Ketika kedua pasukan tersebut bertemu, orang-orang musyrik menyerang orang muslim, maka mereka sengaja menyerangnya.

Adapun kaum muslimin, menunggu mereka lalai. –Perawi hadits- mengatakan, “Kami mempertanyakan apa yang dilakukan oleh Usamah bin Zaid.

Loading...

Ketika ia mengangkat pedangnya, orang musyrik yang diperanginya mengucapkan laa ilaaha illallah.

Namun Usamah tetap membunuhnya. Lalu datanglah orang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya dan mengabarkan kepada beliau tentang apa yang dilakukan Usamah.

Rasulullah memanggil Usamah dan bertanya, “Mengapa engkau lakukan itu?”

Usamah menjawab, “Wahai Rasulullah, dia telah menyakiti umat Islam dan telah membunuh fulan dan fulan –Usamah menyebutkan beberapa nama-. Aku telah mengalahkannya. Ketika ia melihat pedangku, barulah ia mengucapkan laa ilaaha illalla”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menanggapi, “Jadi engkau membunuhnya?”

“Iya.” Jawab Usamah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apa yang akan engkau pertanggung jawabkan dengan kalimat laa ilaaha illallah pada hari kiamat nanti?”

Usamah berkata, “Wahai Rasulullah, doakan ampunan untukku”.

Rasulullah tetap mengatakan, “Apa yang akan engkau pertanggung jawabkan dengan kalimat laa ilaaha illallah pada hari kiamat nanti?” Dan beliau terus-menerus mengulangi kalimat tersebut.” (HR. Muslim di Kitabul Iman).

Seperti inilah sikap yang harus kita tiru. Sikap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap orang yang ingkar dan selalu memerangi beliau.

Nabi selalu tetap adil. Padahal Usamah bin Zaid termasuk kesayangan beliau.

Bukan orang biasa dan enteng yang dibunuh Usamah. Ia yang menyakiti dan membunuh beberapa umat Islam.

PAda akhirnya Usamah sukses mengalahkan orang jahat itu, pada saat ia menebas pada tebasan terakhir, orang itu mengucapkan laa ilaaha illallah.

Tags: #Orang musrik #Sahabat Nabi #Tebasan Pedang