Nabi SAW Menyuruh Sebarkan Salam, Ini Hikmahnya

333 views

Syariat islam mengajarkan kita agar saling memberi salam. Hal ini merupakan terapi untuk senantiasa menjaga dan merawat persahabatan sesama manusia tanpa memandang siapapun mereka.

Nabi bersabda: ”Demi zat yang jiwaku ada di tagan-Nya! Kalian tak akan masuk sorga sampai kalian beriman; kalian tak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Tidak inginkah kalian kutunjukkan sesuatu yang jika kalian melakukannya maka kalian akan saling cinta mencintai? Taburkanlah salam di antara kalian!’‘ (HR Muslim).

Sebab salam, sekat-sekat primordialisme akan pudar. Islam sebagai rahmat lil alamin benar-benar terjadi. Lewat salam, kemajemukan begitu terasa, kasih sayang terjalin, jalinan cinta kasih menjadi kokoh, dan hubungan sosial menjadi bersih.

Imam Mutawalli berpendapat, Makruh hukumnya jika seseorang menjumpai sekelompok jamaah dan hanya mengkhususkan salamnya pada segolongan itu. Sebab mengistimewakan sebagian membuat orang menjadi tersinggung.

Di lain keadaan, perbedaan sikap seperti ini yang dapat menyebabkan permusuhan. Salam, tidak hanya menyebarkan pahala dan kebajikan, tapi kita juga tengah menepis keangkuhan dan kesesatan hati.

Hanya orang yang rendah hatilah yang mau mengucapkan salam lebih dulu.

Loading...

Buat orang inilah Nabi menghibur: ”Sesungguhnya manusia yang paling berhak mendapat (ridha) Allah adalah yang terlebih dulu mengucapkan salam.” (HR Abu Daud).

Mungkin karena itu juga dalam solat tersimpan pesan secara implisit dari ucapan salam. Kalau salam pertama menjadi rukun. Tidak sah tanpa salam itu. Itu artinya kita mesti menyusupkan doa damai dan sejahtera bagi sesama Muslim minimal lima kali sehari.

Tags: #Anjuran Nabi #Hikmah Salam #Sebar Salam