Niat Puasa Tasu’a dan Asyura Dengan Keutamaan yang Melimpah

338 views

Melafalkan niat puasa Asyura dan Tasua perlu diucapkan untuk membedakan dengan ibadah lainnya, Itulah fungsi niat.

Perbedaan tujuan dalam ibadah juga bisa dibedakan karena adanya niat. Beribadah karena Allah apa karena mengharap pujian manusia

Menjalankan ibadah puasa Asyura dan Tasua di bulan Muharram sangat dianjurkan dan banyak keutamaannya. Kedua puasa sunah ini dapat dilakukan pada 9-10 Muharram.

Melaksanakan puasa Muharram mempunyai tingkat derajat tinggi.

Seutama-utama salat setelah salat wajib adalah salat pada sepertiga akhir malam, dan seutama-seutama puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharram. (HR Muslim).

Inilah bacaan niat puasa Asyura:

Loading...

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala.

Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah SWT.

Kata Tasua berasal dari kata tis’a dengan arti sembilan sehingga  puasa ini dikerjakan  9 Muharram.

Puasa Tasu’a juga merupakan pelengkap puasa Asyura puasa yang dikerjkan pada 10 Muharram.

Agar dalam beribadah termasuk puasa tasua sah dan mendapatkan tujuan yang diharapkan maka harus dimulai dengan niat.

Pembacaan Niat tasu’a diucapkan di waktu malam sampai sebelum adzan subuh, atau sama dengan puasa Ramadhan.

Inilah bacaan latin niat puasa tasua.

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adaI sunnatan taasuu’aa sunnatan lillaahi ta’aalaa.”

“Saya niat puasa Tasu’a sunnah karena Allah Ta’ala.”

Tags: #Bulan Puasa #Puasa Asyura #Puasa Muharram