Pada Masa Jahiliyah, Hanya Anak Ini yang Berani Duduk di Kursi Ka’bah

Abdul Muthalib, Kakek sang Nabi Muhammad SAW adalah orang kepercayaan bangsa Arab Makkah dalam utusan  Ka’bah.

Saat Nabi kecil sewaktu ibunya baru wafat, beliau diperlakkan istimewa oleh kakeknya khusus kepada beliau.

Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Dalam kitab Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam menjelasakan, Ibnu Ishaq berkata: “Usai ibundanya meninggal dunia, Rasulullah kecil hidup bersama kakeknya.

Abdul Muthalib yang memiliki kursi di Ka’bah belum pernah mempersilakan siapapun untuk duduk di atasnya,”.

Tak ada satu pun yang berani duduk di kursi yang dekat dengan Abdul Muthalib selain cucunya yang kecil itu.

Sewaktu  Rasulullah kecil, beliau mendekat pada kursi itu dan duduk di atasnya. Paman-paman Nabi hendak mengambil beliau dari kursi itu supaya jauh  dari Abdul Muthalib.

Loading...

Akan tetapi Abdul Muthalib melarang mereka. Nabi kecil tetap duduk di atas kursi itu atas perhatian Abdul Muthalib.

Lalu, Abdul Muthalib berkata: “Jangan larang anakku (Muhammad bin Abdullah) duduk di atas kursi ini. Demi Tuhan, ia kelak menjadi orang besar,”.

Abdul Muthalib mendudukkan Rasulullah kecil denganya pada kursi itu. Beliau mengusap punggung dan tangan cucunya.

Beliau nampak senang dengan apa yang telah diperbuatnya kepada anak kecil yang kan menjadi Rasul itu.

Tags: #Anak Istimewa #Muhammad Kecil #Nabi Akhir Zaman