Pahala Mengucapkan Salam Dari 10 Sampai Berlipat 30 Kebaikan

121 views

Mengucapkan  Salam pada sesama muslim hukumnya sunnah. Dan hukum menjawabnya adalah wajib kifayah.

Dalam kitab Riyāḍuṣ Ṣālihīn dalam bab Kaifiyyatis Salām  Imam An-Nawawi raḥimahullāh menjelaskan,  seseorang dianjurkan memulai mengucapkan salam dengan menggunakan lafal;

السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalāmu‘alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh

Lafal salam tersebut, adalah kata ganti jamak (kum ‘kalian’), meskipun orang yang menerima atau yang diucapi salam hanyalah satu orang saja.

Di Dalam hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Nabi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Loading...

إذا لقي الرجل أخاه المسلم فليقل: السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Jika seorang bertemu dengan saudaranya yang muslim, maka ucapkanlah assalāmu‘alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh” (HR. At-Tirmidzi (2721), Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam Shahih At-Tirmidzi).

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ ثُمَّ جَلَسَ، فَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ : «عَشْرٌ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ: « عِشْرُونَ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ « ثَلاَثُونَ » صحيح رواه أبو داود والترمذي وغيرهما.

Dari ‘Imran bin Hushain Radhiyallahu anhu dia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata: as-Salâmu ‘alaikum (semoga keselamatan dari Allah tercurah untukmu).

Lalu Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam membalas salam orang tersebut,

kemudian orang tersebut duduk dan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Dia mendapatkan) sepuluh kebaikan”.

Kemudian datang orang lain kepada Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata: as-Salâmu‘alaikum warahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat dari Allah tercurah untukmu).

Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Dia mendapatkan) dua puluh kebaikan”.

Lantas datang lagi orang lain kepada Beliau lalu berkata: as-Salâmu‘alaikum warahmatullahi wabarakâtuh (semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan dari Allah tercurah untukmu).

Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasûlullâh bersabda: “(Dia mendapatkan) tiga puluh kebaikan”.

Hadis tersebut Riwayat Abu Dawud (no. 5195), at-Tirmidzi (5/52) dan Ahmad (4/439),

dinyatakan sahih oleh Imam at-Tirmidzi, Imam Ibnu Hajar dalam “Fathul Bâri” (11/6) dan Syaikh al-Albani,

serta dinyatakan hasan oleh Imam al-Baihaqi dalam “Syu’abul iman” (6/453) dan dibenarkan oleh Imam al-‘Iraqi dalam “Takhriiju ahâdîtsil ihyâ’” (2/164).

Dari hadis di atas dapat diambil kesimpulannya bahwa sangat besar keutamaan orang yang mengucapkan salam dengan lafazh lengkap.

Orang yang mengucapkan salam akan mendapatkan tiga puluh pahala kebaikan, artinya setiap lafazhnya mendapatkan sepuluh kebaikan.

Walaupun mengucapkan salam dua lafaz sebelumnya boleh dan tetap mendapatkan pahala kebaikan, namun kurang dari lafazh yang lengkap.

Tags: #Salam Pada Saudara' #Ucapan Salam