Perintah Allah Untuk Menahan Pandangan dan Menjaga Kemaluan, Ini Rahasianya

Maraknya perbuatan kriminal mulai dari pemerkosaan hingga pembunuhan gadis. Tak sedikit berita kriminal yang menayangkan hal tersebut hingga membuat kita yang melihatnya sangat miris dan memilukan.

Banyak cerita yang memilukan lantas apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya kemungkaran?

Semua itu terjadi karena semata-mata orang mengabaikan ayat Allah berikut ini yang banyak disepelekan bahkan dilanggar.

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. an-Nuur[24] : 30).

Tak jarang ayat diatas diartikal secara harfiah hanya dianggap sebagai menundukkan pandangan ke tahah.

Akan tetapi kita perlu mengkaji lebih dalam kenapa disamping menundukkan pandangan harus menjaga kemaluan?

Loading...

Pasti ada hubungannya antara kemaluan dan pandangan, karena dari padanganlah yang memicu datangnya syahwat.

Adakah dari kita yang pernah menonton film p0rno? Atau para lelaki suka memandangi foto perempuan yang berpakaian mini?

Apakah ketika melakukan hal tersebut merasa biasa daja dan tidak ada efek buruknya?

Sebab banyak dari mereka yang terlihat baik, terlihat shaleh, bertutur kata yang baik namun masalah padangan dan khususnya masalah p0rnografi belum bisa lulus.

Tidak hanya yang single namun banyak yang sudah menikah juga banyak yang bertanya tentang hal demikian.

Dari sang istri yang bertanya kenapa sang suami lebih gemar menonton film p0rn0 dari pada menyalurkan hasratnya pada yang halal?

Sedangkan ayat diatas sudah jelas bahwa Allah telah menyampaikan Firmannya agar kita senntaisa menundukkan pandangan.

Bukan hanya sekedar menundukan pandangan ketika melihat berjilbab lebar akan tetapi ketika sendirian malah suka memandiangi yang haram.

Seorang psikiater Mark B dari Amerika, dalam bukunya Drug of the new millineum (Narkoba milenium baru) oleh Yayasan kita dan buah hati yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa indonesia yang mengkisahkan sepenggal cerita tentang pembunh beranati yang membunuh dengan sadis pra-para gadis muda.

Ternyata penyebabnya adalah ia sudah terbiasa dari kecil melihat konten p0rnografi, yaitu menikmati foto-foto wanita di majalah pria dewasa.

Bayangkan saja seoarang anak kecil yang dulunya hanya sembunyi-bunyi untuk melihat majalah dewasa disebuah toko, lalu belasan tahun kemduian ia malah menjadi monster yang memutilasi gadis-gadis.

Lalu bagaimana dengan kondisi saat yang sangat mudah untuk mmebentuk monstre sadis akibat dari konten p0rnografi yang dengan mudahnya bisa diakses melalui youtube, google, komik, bahkan juga game-game online?

Kita tak boleh meremehkan p0rnografi atau narkoba lewat mata, sebab hal tersebut haruslah menjadi musuh kita bersama.

Dimuali dari jihad dari diri sendiri yang harus menahana dan menjaga pandangan llau kita harus merasa tidak nyaman ketika melihat aurat.

Maka jagalah pandangan dari hal-hal yang demikian. Lalu apakah laki-laki sengaja diperinth untuk menjaga pandangan serta menjaga kemaluan?

Ternyata tidak hanya demikian sebab wanita pun harus mnejaga pandangan juga kemaluan serta ditambah dengan memanjangkan kerudung hingga ke dada.

“Ini adalah perintah dari Allah Ta’ala kepada hamba-hambaNya yang beriman untuk menjaga (menahan) pandangan mereka dari hal-hal yang diharamkan atas mereka. Maka janganlah memandang kecuali memandang kepada hal-hal yang diperbolehkan untuk dipandang. Dan tahanlah pandanganmu dari hal-hal yang diharamkan.” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/41).

Apa kolerasinya dari pandangan dan menjaga kemlauan dengan pembunuhan sadis? ternyata ibunda elly Risma yang selalu konsisiten mengenai darurat p0rnografi di Indonesia menyampaikan bahwa gambar p0rno bisa merusak otak hal ini bukan sembarangan otak melainkan melainkan bagian ubun-ubun (preprontal cortex).

Apa fungsi otak bagian ubun-ubun? Hal ini merupakan otak yang berfungsi untuk mengambil keputusan sebab itulah yang membedakan kita dengan binatang, lalu apa yang akan terjadi jika ubun-ubun kita rusak?

Maka tentu kita akan sama dengan binatang bahkan bisa jadi akan lebih hina dari pada binatang padahal sesungguhnya Allah mengaruniakan akal kepada kita agar kita berbeda dari ciptaan lainnya.

Dari buku Drug of the New Millenium memperlihatkan bahwa pembunuhan dan perkosaan maka bisa dipastikan adalah penikmat p0rnografi.

Sama juga dengan prilaku seksual yang menyimpang, pecinta semasa jenis, biseksual yang berawal dari meliarkan padangannya dengan selalu mengkonsumi p0rnografi.

Sehingga memiliki hasrat untuk mendapatkan kepuasan yang lebih tinggi lagi meski sudah menikah.

Dan para penikmat p0rnografi tidak akan pernah menemukan kesakralan juga keindahan hubungan yang suci dengan pasangan halalnya. Na’udzubillah

Penyimpangan prilaku seksual seperti inilah dimulai dari liarnya pandangan mata serta mengkonsumsi p0rnografi.

Hingga akhirnya tersesat sebab tak menemukan kepuasan bahkan dalam ikatan pernikana sekalipun ia tidak mendapatkan kepuasan.

Maka tahanlah pandangan kita bukan hanya sekedar menundukkan kepala saja akan tetapi kita harus menjauhi p0rnografi, sebab sekali melihat maka akan tetap ada didalam ingatan, untuk yang belum melihat jagalah pandangan dan diri anda.

Bagi yang sudah terlanjur melihat maka berusahalah untuk meninggalkan dan berhenti dari kebiasaan tersebut.

كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ ١٥ نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ ١٦

“Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (ke dalam neraka), (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.” (QS. al-‘Alaq: 15-16)

Tidak terbantahkan lagi ketika anak SMP menjadi monster pembunuhan dikarenakan fotografi.

Jangan mencari pembenaran serta pemakluman menjadi penikmat p0rnografi sebab kita hanya bukan dilarang berzina melainkan juga dilarang untuk mendekati zina.

“Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan (yang diharamkan). Zina kedua telinga adalah mendengar (yang diharamkan). Lidah (lisan) bisa berzina, dan zinanya adalah perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa berzina, dan zinanya adalah memegang (yang diharamkan). Kaki bisa berzina, dan zinanya adalah ayunan langkah (ke tempat yang haram). Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.” (HR. Bukhari no. 6243 dan Muslim no. 2657. Lafadz hadits di atas milik Muslim)

Terutama bagi kaum adam, maka ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal menjaga syahwat disarankan untuk membaca buku yang diterbitkan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati tersebut.

Karena dengan demikian kita bisa tahu apa peneybabnya seseorang hingga kehilangan waktu berjam-jam hanya untuk menonton video p0rno.

rahasia menjaga pandangan terletak cari bagaimana kita menjaga pandangan. Maka dari itu baik yang sudah menikah apalagi bagi yang belum menikah harus bisa menjaga pandangan dan tidak membebaskan mata ketika melihat orang lain, semoga Allah senantiasa mengganti dengan kelezaran iman.

“Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah iblis. Barangsiapa yang meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberi balasan iman kepadanya yang terasa manis baginya.” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 7875). [ummi-online.com]

Tags: #Film Dewasa #Menjaga Kemaluan #Menjaga Pandangan