Rahasia dan Doa Rasulullah Agar Menjadi Husnul Khatimah

170 views

Rasulullah adalan contoh bagi umat manusia dalam segala aspek hidup. Dari perkara kecil sampai yang besar.

Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan kita agar menjadi orang yang husnul khatimah. Dalam doa, Rasulullah SAW menganjurkan manusia untuk membaca:

 

اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ

Allahummaj’al khayra ‘umri akhirahu, wakhaira ‘amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma al-qaka.

Loading...

(Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnu As-Sunni).

Menurut pandangan Ustadz Ahmad Maududi Lc MA, husnul khatimah tidak bisa di dapat dengan secara otomatis, harus dengan ikhtiyar dan amalan soleh.

Misalkan, hadits Nabi SAW yang mengatakan:

 

من كان آخرُ كلامهِ لا إلهَ إلَّا اللهُ دخل الجنَّةَ

“Siapa yang di akhir hayatnya bisa mengucapkan la ilaha illallah (tidak ada Tuhan selain Allah), maka ia masuk surga.” (HR Abu Daud).

Sedsangkan Menurut pendapat Maududi, husnul khatimah timbul karena amalan-amalan istiqamah.

Sangat tidak mungkin seorang hamba yang ingkar pada Allah, menjelang wafatnya akan lancar membaca la ilaha illalah.

Hamba yang bisa mengucapkan la ilaha illallah ketika akan wafat ia yang selama hidupnya memang istiqamah melafazkan zikir-zikir itu.

Dalam menggapai husnul khatimah, seorang harus istiqamah mengerjakan amal-amal kebaikan. Dan jika istiqamah melakukan kebaikan, insya Allah wafatnya sebagai orang baik.

Yang paling penting, adalah istiqamah. Karena kita tidak tahu kapan kita akan mati. Makanya kita harus terus istiqamah.

Terulah menjadi orang baik. Jangan sekarang baik, kemudian besok lengah dan lalai, kemudian Allah cabut nyawa kita. Na’udzubillah.

Tags: #Doa Nabi #Hamba Baik #Husnul Khatimah