Rajin Sedekah Bisa Punya Rumah, Ini Rahasianya

5917 views

Sebagai pasangan yang baru menikah, Lie Rachma juga menginginkan punya rumah sendiri untuk tempat tinggal keluarganya.

Berbagai iktihar dan sedekah pun ia lakukan hingga akhirnya bisa memiliki rumah sendiri. Bagaimana cara ia bersedekah sehingga impiannya itu terwujud?

Lie Rachma menikah 08 Februari 2004. Keduanya sama-sama bekerja di perusahaan yang berbeda sehingga masing-masing memiliki penghasilan sendiri.

Pada awal pernikahan mereka masih tinggal di rumah kontrakan.”Kami sudah beberapa kali survei mencari rumah untuk dibeli secara kredit, tapi beberapa kali pula tidak cocok,” katanya.

Pernah pula mereka mencoba membangun sendiri kecil-kecilan di tanah miliknya, tapi lalu ribut soal denah. Maka rumah itu pun gak jadi-jadi.

Selain dipusingkan soal rumah, Rahcma juga dibuat pusing dengan belum hadirnya si buah hati. Sampai pernikahan 1,5 tahun belum juga ada tanda-tanda kehamilan.

Loading...

Membantu Orang Tua
Namun setelah menerapkan sedekah, semua permasalahan itu teratasi dengan baik. Bermula sekitar Agustus 2005 suaminya merenovasi rumah orangtuanya dari pondasi sampai atap menjadi rumah permanen yang layak huni.

Beberapa bulan kemudian Rahcma juga mengirimkan sejumlah uang kepada orang tua untuk merenovasi rumah orang tuanya.

“Total biaya renovasi kedua rumah sekitar 100 jutaan, padahal waktu itu kami masih di kontrakan,” ujar Rachma.

Hanya berselang beberapa minggu, keajaiban pun datang. Rachma dinyatakan hamil. Tak terkira bahagia keduanya setelah 20 bulan penantian.

Proses selanjutnya terbilang mudah hingga anak itu akhirnya lahir 11 September 2006, berjenis kelamin perempuan.

Kebiasaan sedekah masih tetap dilakukan Rachma dan suaminya. Suatu hari awal tahu 2007 ada iklan penjualan rumah. Setelah melakukan survei lokasi dan bangunan, keduanya merasa cocok.

Rupanya rumah itu baru dihuni 1,5 tahun setelah dibangun. Pemiliknya terpaksa menjual karena kepepet uang.

“Setelah nego akhirnya di sepakati harga 190 juta melalui KPR. Jadilah kami menempati rumah sendiri walaupun kredit sebagian tanpa menjual tanah kami,” ujar Rachma

Beberapa teman yang berkunjung ke rumah Rachma sempat menanyakan harga rumah itu. Rachma mulanya enggan menjawab pasti dan saya katakan kalau dibeli murah karena orangnya kepepet kebutuhan uang.

Lalu temen-temen saya menebak-nebak, dilihat dari luas bangunan, kualitas bangunan dan luas tanah harganya 300 juta.

“Dan itu bukan satu dua orang saja yang mengatakannya. Subhanallah, uang kami yang 100 juta dulu sudah kembali,” katanya

Punya Dua Rumah
Tidak hanya selesai di situ. Keajaiban sedekah yang bisa mendatangkan rezeki terus berlanjut. Pada tahun 2007 itu juga Rachma diberi kemampuan finansial untuk membeli mobil baru.

Pada awal tahun 2009, suami Rachma mendapat fasilitas rumah bersubsidi dari perusahaan tempat suami bekerja.

Tanpa DP dan cicilannya sangat ringan jika dibandingkan dengan kredit sendiri melalui bank. Nilai jual rumah itu bisa mencapai 250 juta. Rumah itu mereka sewakan sekaligus 2 tahun dengan nilai sewa yang cukup untuk mencicil selama 2 tahun.

“Alhamdulillah, Terima kasih Allah, walaupun sebagian aset kami beli dengan kredit, tapi selalu dimudahkan untuk membayar cicilannya, Tidak hanya itu, kini kami sudah memiliki 3 buah hati putra putri yang kami dambakan, maka kesimpulannya, sedekahlah, maka rezekimu akan bertambah.” pungkasnya.

Sumber: akuislam.id

Tags: #Memiliki Rumah #Rajin Sedekah #Ruma Baru