Romantis Bukan Tolak Ukur Cinta, Beberapa Hal Ini Harus Anda Sadari

422 views

Banyak yang salah dalam mengartikan kata romantis, ada yang selalu mengumbar kesemsraan bersama pasangannya dikatakan romantis dan lain sebagainya tapi tidka sedikit jjuga dari mereka yang terlihat mesra dan romantis akhirnya berpisah juga.

Sebetulnya romantis itu bukan dilihat dari apa yang terlihat melainkan menurut apa yang dirasakan.

Percuma terlihat romantis namun tiak merasa bahagia bahkan hatinya merasa hampa.

Ada tekanan batin walau yang terlihat dan menurut pengakuan orang lain sangat romantis karena romantis itu sebetulnya apa yang kita rasakan bukan apa yang orang lain lihat.

Ada sebuah cerita dari seorang istri yang ketika ditanya apa hadiah dari suami yang paling berkesania tidak menjawab layaknya perempuan biasanya yang menyebutkan benda-benad manis seperti perhiasan, buku, baju, gadget atau lainnya.

Ia malah menjawab lebih menyukai hadiah sarung tinju, benda-beada memanah bahkan pisau dan masih banyak hal lainnya.

Loading...

Suaminya tersebut sering keluar kota sehingga sang suami memahmi bahwa yang dibutuhkan seorang istri adalah hadiah yang berup sesuatu yang tidak wajar bagi orang lain.

Walau suaminya merasa tidak tega meninggalkan istrinya seorang diri namun demi tanggung jawab ia rela meninggalkan istrinya. Karena kekhawatiran suaminya itu ia ingin menjaganya dengan cara memberi hadiah yang seperti itu.

Ketika ada waktu luang bukan malah manja-manjaan dan romantis-romantisan melainkan lebih menggunakan waktunya untuk berlatih.

Suaminya melatih sitri walau terkadang badannya hingga memar namun itulah bentuk rasa sayang suaminya.

Tak ada kata-kata mesra yang ada hanya mendiskusikan cara menaklukkan lawan, menghindari serangan dan tempat-tempat yang bagus untuk menyembunyikan senjata agar sewaktu-waktu bisa dipakai.

Tontonan dramanya pun bukan yang membuat hati haru namun menonton UFC sambil merundingkan teknik-teknik yang digunakan dalam pertandingannya.

Ia berkata bahwa orang yang tidak memahami kondisinya tentu orang berkata bawha kami bukanlah pasangan yang saling mencintai. Terlebih lagi ketika orang lain melihat kita bertarun.

Namun disitulah letak kasih sayang dan cinta suami yang sesungguhnya karena ia merasa khawatir setiap waktu sehingga menjadikanku perempuan yang tangguh.

Nyatanya tak ada standar untuk romantis karena kata romantisadalah hal yang sulit untuk dijabarkan. Bahkan bisa jadi yang menurut orang lain romantis baginya tidak dan begitu pula sebaliknya.

Hanya mereka yang menjalani yang tahu romantis atau tidaknya. Sebab inti dari roamntsi itu adalah perlakukan yang tulus, kasih sayang, perhatian serta pengabdian keapda pasangan.

Romantis itu adalah bagaimana cara kita membuat orang yang kita cintai merasa bahagia dengan apapun yang kita akukan terhadapnya.

Seseorang yang bisa mengetri apa yang paing dibutuhkan oleh kekasihnya atau berusaha mengerti apa yang paling dituhkan oleh pasangannya.

Contoh kesilnya sepeerti ketika anak lagi sakit maka jangan hanya tidur nyenyak, bangunlah untuk menjaga anak agar pasangan bisa istirahat dalam artian haruss saling berganian agar tidak hanya berhantung pada satu orang saja.

Pasangan yang tidak segan membantu pekerjaan rumah tangga, selalu memuji hasil karya pasangannya dan selalu mendukung hobi pasangannya. Hal-hal demikianlah yang akan menjadi romntis. [ummi-online.com]

Tags: #Keluarga Bahagia #Keluarga Harmonis #Suami Romantis