Saat Bulan Terbelah di Tangan Nabi, 12000 Malaikat Turun Dari Langit

357 views


Tanpa ada yang tahu pada saat permintaan raja Habib pada nabi agar membelah bulan maka  turunlah 12.000 Malaikat.

Malaikat Jibril berkata: “Wahai Rasulullah, Allah menyampaikan salam kepadamu.”

Allah berfirman, “Wahai kekasih-Ku, janganlah engkau takut dan ragu. Sesunguhnya Aku senantiasa bersamamu.

Aku telah menetapkan keputusan-Ku sejak Zaman Azali.’ Tentang permintaan Habib bin Malik, pergilah engkau kepadanya untuk membuktikan kerasulanmu.

Sesungguhnya Allah yang menjalankan matahari dan bulan serta mengganti siang dengan malam.”

Habib bin Malik punya putri cacat, tidak punya kaki dan tangan dan  matanya buta. Maka Allah menyembuhkannya dia bisa berjalan, meraba dan melihat.

Loading...

Dan Rasulullah segera menjumpai orang kafir Quraisy, cerah  cahaya kenabian semakin bersinar terang dari wajahnya.

Pada saat itu  matahari mulai senja dan akan tenggelam, remang-remang menyelimuti suasana iitu.

Rasulullah berdoa supaya  bulan segera terbit. dan bulan muncul dengan sinar yang benderang.

Rasulullah mengisyaratkanagar bulan itu turun kepadanya dengan dua hari beliau. Lantas nuansanya sangat  menegangkan saat suara gemuruh yang dahsyat terdengar.

Awan turun mengiringi bulan ke tangan Rasulullah. Dan Beliau membelahnya menjadi dua.

Maka kemudian NAbi  masukkan bulan yang dibelah ke lengan baju kanan dan kiri. Dalam waktu yang tak lama nabi mengeluarkan potongan bulan itu dan menyatukannya kembali.

Penuh dengan keheranan orang menyaksikan Rasulullah menggengam bulan indah dan cemerlang.

Kemudian bulan mengeluarkan suara: “Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh.”

Melihat kejadian itu pikiran dan perasaan orang yang lemihatnya terguncang hebat. Inilah sebuah mukjizat luar biasa yang disaksikan sendiri oleh Raja Habib bin Malik.

Raja Habib masih beku tercengang. kemudian ia pun berkata: “Aku masih mempunyai syarat lagi untuk mengujimu.”

Belum selesai bicara Rasulullah memotong pembicaraan: “Engkau mempunyai putri yang tidak sempurna, bukan?

Sekarang, Allah telah menyembuhkannya dan menjadikannya seorang putri yang sempurna.”

Raja Habib pun terkejut karena tidak ada satu orang pun yang tahu tentang penyakit anaknya  kecuali orang istana.

Raja Habib sangat senang mendengar itu. Ia berdiri dan berseru, “Hai penduduk Makkah!

Kalian yang telah beriman jangan kembali kafir, karena tidak ada lagi yang perlu diragukan.

Ketahuilah, sesungguhnya aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah dan tiada sekutu baginya; dan aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah Utusan dan hamba-Nya!”

Tags: #Membelah Bulan #Mukjizat Nabi #Orang Terkejut