Saat di Dalam Kubur, Mayit Minta Kiamat Dipercepat, Ini Alasannya

Ada dua perkara yang akan di alami setelah manusia meninggal di dalam kubur. Ada yang selamat dari siksa kubur dan ada yang harus merasakan pedihnya siksa kubur itu.

Terdapar sebuah kisah yang terjadi dulu pada zaman nabi SAW yang harus kita jadikan bahan introspeksi diri.

Hani’, budak Utsman ibn Affan , meriwayatkan hadis: Ketika Usman r.a. berhenti di sebuah kuburan , beliau menangis tersedu-sedu sampai basah janggutnya.

Lalu beliau ditanya, “Engkau mengingat surga dan neraka tapi tidak menangis.

Namun saat mengingat kubur, engkau menangis. Mengapa?”

Jawab beliau, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Kubur adalah rumah akhirat pertama.

Loading...

Bila selamat di kubur, maka yang setelahnya jadi lebih mudah, bila tidak selamat di kubur, maka yang setelahnya lebih sulit.

Aku juga mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur’.

( Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibn Majah, Tirmidzi berkata, “Ini hadis gharib” Lahat Miykat al-Mashabih, I h. 48, Jami’ al-Ushul XI h. 164:

Svekh Nashir berkata dalam komentarnya terhadap al-Miykat, “Sanadnya hasan.” Lihat Shahih Jami ash-Shaghlr, II, h. 85)

Rentetan masa setelah kubur lebih mudah dan lebih nyaman bagi mereka yang selamat.

Saat melihat surga yang disiapkan Allah, mereka berkata, “Ya Tuhan, segerakanlah terjadinya kiamat agar aku tidak kembali ke keluarga dan hartaku!”

Adapun orang kafir yang jahat, saat melihat azab pedih dari Allah, mereka berseru, “Ya Tuhan, jangan kau datangkan kiamat” karena yang akan datang lebih pedih siksanya dan lebih menakutkan.

Itulah beberapa kejadian orang yang selamat dan orang yang tidak selamat di dalam kubur. Jadi selagi kita masih hidup ayo kita perbanyak amal baik sebagai bekal akhirat.

Tags: #Akhirat Pertama #Alam Kubur #Dunia Lain