Saat Hujan Amalkan Perbuatan Ini Agar Mendapatkan Tambahan Keberkahan Dari Allah (2)

Hujan adalah air keberhakan yang di turunkan dari langit oleh Allah untuk umat yang ada di bumi.

Saat turun hujan ada beberapa amalan yang harus  kita kerjakan agar mendapatkan pahala dan tambahnya keberkahan.

Inilah Kelanjutan amalan yang bisa dikerjakan saat turunnya hujan adalah:

Ketiga, Bersyukur Pada Allah
Hujan adalah rezeki yang Allah turunkan dari langit ke bumi untuk seluruh makhluknya.

Semua makhluk di bumi mulai dari manusia, hewan, tumbuhan hingga tanah akan merasakan hujan.

Maka sangat patu kita bersyukur saat hujan turun. Salah satu ekspresi syukur itu dengan cara berdoa.

Loading...

Sebagaimana hadis yang disampaikan oleh ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari, Ahmad dan An Nasai)

Keempat, Tidak Mencela Hujan
Ketika hujan turun, tak sedikit orang yang  mecela hujan karena alasan banyak kegiatan yang tertunda karena sebab hujan.

Tertunda pergi ke acara, pakaian tak bisa kering dan lain sebagainya.

Dengann cara  tidak langsung umpatan itu merupakan sebuah penyesalan dengan turunnya hujan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi nasehat  agar kita tidak menjadikan makhluk mati sebagai kambing hitam ketika kita terkena sesuatu yang tidak kita sukai.

Nabi melarang mencela waktu dan angin karena pada hakikatnya kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.

Dalam sebuah hadis qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

“Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kelima, Mengambil Berkah Air Hujan
Rasulullah dan para sahabat sangat riang ketika hujan turun. Sebab didalamnya sangat banyak tersimpan keberkahan.

Sebagaimana hadis berikut ketika beliau menyingkap bajunya hingga terguyur hujan.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, ”Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.

Lalu Rasulullah menyingkap bajunya hingga terguyur hujan.

Kemudian kami mengatakan, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?”

Kemudian beliau bersabda, “Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan.”

Ulama besar Imam An Nawawi dalam tafsirnya menjelaskan, “Makna hadis ini adalah hujan itu rahmat yaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah Ta’ala.

Oleh karena itu, Rasulullah bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.”

Dan juga yang dicontohkan  Ibnu ‘Abbas. Beliau berkata, ”Apabila turun hujan, beliau mengatakan, ”Wahai jariyah keluarkanlah pelanaku, juga bajuku”.”

Lalu beliau membacakan (ayat)
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ

, ”Dan Kami menurunkan dari langit air yang penuh barokah (banyak manfaatnya).” (QS. Qaaf : 9)”

Tags: #Berkah Hujan #HUjan Teduh #Turunnya Hujan