Sangat Keras dan Tegas Ancaman Bagi Orang yang Memutus Hubungan Silaturrahmi

122 views

Diantara amalan yang bisa mendekatkan kita ke surga adalah dengan bersilaturrahmi.

Orang yang memutuskan tali hubungan silaturrahmi akan mendapatkan ancaman keras.

Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H)  Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu. berkata:

“Seorang Arab Badui menghadang Nabi Muhammad dan memegang kendali untanya lalu berkata:

“Ya Rasulullah, beritahu padaku apa yang dapat mendekatkanku ke surga dan menjauhkanku dari api neraka?”

Lalu Baginda Nabi menjawab: “Sembahlah Allah Ta’ala dan jangan mempersekutukan-Nya dengan suatu apa pun,

Loading...

dirikanlah sholat, keeluarkan zakat dan sambunglah silaturrahim (hubungi kerabat).”

Abdullah bin Abi Aufa radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pada suatu petang hari Arafah kami bersama baginda Nabi tiba-tiba beliau bersabda:

“Jangan duduk bersama kami siapa yang memutuskan hubungan kekeluargaan, supaya bangun dari tengah-tengah kami.

Maka tidak ada orang kecuali seseorang di belakang baginda Nabi sendiri, tidak lama ia kembali maka ditanya oleh Rasulullah.

“Ada apa denganmu, tidak ada orang yang bangun kecuali engkau?”

Jawabnya: “Ya Rasulullah, ketika saya mendengar sabdamu, saya segera pergi ke rumah makcikku yang memutuskan hubungan dengan aku,

lalu dia bertanya: “Mengapa kau datang, ganjil sekali kedatanganmu ini?”

Maka saya beritahukan apa yang saya dengar dari engkau, maka ia membaca istighfar untukku dan aku juga membaca istighfar untuknya.”

Nabi bersabda: “Bagus, duduklah sekarang karena rahmat Allah tidak akan turun pada suatu kaum jika ada di antara mereka yang memutuskan hubungan kekeluargaan.”

Maka kemudian Imam Abu Laits berkata: “Hadis ini menjadi dalil bahwa memutuskan silaturrahim adalah dosa besar, sebab dapat menolak rahmat baginya dan bagi orang-orang yang duduk bersamanya.”

Jika kita memutuskan tali hubungan silaturrahmi maka kewajiban kita adalah bertaubat dan istighfar minta ampun kepada Allah.

Maka secepatnya kita menghubungi keluarga agar mendapat rahmat Allah dan menjauhkan diri dari api neraka.

Rasulullah bersabda: “Tidak ada perbuatan baik yang lebih cepat pahalanya daripada menghubungi keluarga

dan tidak ada dosa yang layak disegerakan balasannya di dunia di samping mendapat siksa di akhirat seperti memutuskan hubungan kekeluargaan dan berlaku zalim aniaya.”

Kemudain Jika Keluarga yang Memutuskan Silaturrahi, bagaimana?

Maka kita perhatiakn dari Imam Abu Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Amr bin Al’-Aash berkata:

“Seorang datang kepada Baginda Nabi: “Ya Rasulullah, saya mempunyai keluarga yang saya hubungi tetapi mereka memutuskan hubungan kepadaku.

Saya baik kepada mereka tetapi mereka zalim padaku dan saya membantu mereka dan mereka berbuat jahat padaku,

apakah boleh saya membalas perbuatan mereka dengan perbuatan yang sama?”

Jawab Baginda Nabi: “Tidak, sebab jika kamu membalas mereka, maka engkau sama dengan mereka.

Tetapi hendaknya engkau tetap mengambil cara yang lebih baik dan tetap menghubungi mereka,

maka engkau akan mendapat pertolongan dari Allah selama engkau berbuat demikian.”

loading...
loading...

Tags: #Hubungan Kerabat #Kerabat Dekat #Mutus Hubungan