Sejarah Wanita Asia Terobsesi Ingin Memiliki Kulit Putih

67 views

Wanita asia banyak yang terobsesi ingin memiliki wajah yang putih. Ternyata tidak hanya di Indonesia akan tetapi wanita di ASi tenggara, Asia Timur, hingga Asia Selatan pun mengidamkan kulit yang putih cerah.

Kebanyakan wanita ingin memiliki kulit yang putih bening hingga melakukan berbagai cara termasuk minum obat, suntik vitamin hingga bleaching. Lalu apa yang membuat wanita asia menginginkan kulit putih?

Banyak yang menduga bahwa wanita asi terobsesi ingin menjadi putih terinspriasi dari kecantikan wanita Eropa.

Akan tetapi berdasarkan sejarah yang ada bahwa ternyata wanita asia terobsesi ingin menjadi cantik ternyata sudah sejak menjalin kontak dengan dunia barat.

Ternyata zaman Dinasti Han hingga Goryeo bisnis kecantikan seperti pencerah kulit pun telah dimulai sejak para wanita beranggapan bahwa memiliki kulit yang putih dianggap status sosialnya lebih tinggi.

Dilansir Nextshark, obsesi ini dimulai sejak Dinasti Han (206 SM – 220 M). Bahkan oranng china pun yang notabennya berkulit putuh pun masih ingin tampil dengan wajah yang cerah.

Loading...

Ketika orang-orang percaya bahwa kulit dapat merefleksikan status sosial maka ia tidak akan akan berkerja diladang sebab mereka sudah menganggap kulit putih sebagai indikasi kemewahan.

Di Cihina sudah lama yang menjadikan kulit putih sebagai standart kecantikan. Pada zaman Dinasti Ming (1368 – 1644 M) para wanita ternyata sudah mengkonsumsi makanan yang ia percayai dapat memutihkan kulit.

Contohnya adalah butir mutiara yang ditumbuk. Apalagi dengan adanya kata-kata bahwa kulit putih bisa membantu menutupi 100 kecacatan lain dalam penampilan sehingga membuat orang-orang semakin berkwinginan untuk memiliki kulit putih.

Tidak hanya di China, ternyataa Jepang jugamengutamakan warna kulit yang putih bersih sebagai perawatan mereka.

Bahkan hal ini sudah menjadi budaya bagi mereka. Karena ada pepatah berkata bahwa ‘kompleksi yang bening bisa menyembunyi tujuh kesalahan’. Selama periode Nara (710-794) hingga Heian (794 – 1185) identik dengan orang bangsawan.

Maka tidak heran banyak dari wanita yang merias diri dengan bedak putih, oshiroi atau yang sering dipakai oleh kabuki dan geisha.

Akan tetapi pada Edo (1603 – 1868),standart kecantikannya berubah dan mulai bergeser dan para wanita mulai ingin memiliki kulit yang lebih natural.

Sedangkan orang korea, para idol juga aktris drakor juga tak kalah menginspriasi para wanita agar tampil dengan kulit putih.

Namun Negri Kpop ini meskipun memiliki kulit putih tidak terlihat natural karena didapat dari perawatan.

Pada Era Gojoseon (2333 SM – 108 M) sudah memulai perawatan, dimana para wanita ingin memiliki kulit yang putih tanpa noda agar terlihat seperti bangsawan.

Di zaman Goryeo (918-1392) anak-anak kelas pun sudah diajari mencuci wajah dengan menggunakan air bunga peach untuk mendapatkan kulit yang bersih.

Sampai saat ini pun anggapan bahwa wanita yang memiliki kulit putih pun masih ada. Sehingga wanita korea pun berusaha melakukan berbagai cara serta menerapkan berbagai perawatan.

Misal dengan suntik pemutih hingga menggunakan foundation lebih warnanya lebih cerah dari kulit asli. Hal ini juga berlaku pada wanita yang berada dinegara Asia. [wolipop.detik.com]

Tags: #Kecantikan Wanita #Kulit Putih #Wanita Cantik