Semua Nabi dan Rasul Membawa 3 Risalah Pokok Ini

116 views

Nabi dan rasul merupakan orang yang ditunjuk Allah SWT dalam menyiarkan satu agama, yaitu Islam.

Dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

أنا أَولى الناس بعيسى ابن مريم في الدنيا والآخرة، والأنبياء إخوة لعلات؛ أمهاتهم شتى ودينهم واحد

“Aku adalah orang yang paling dekat dan paling mencintai Isa bin Maryam di dunia maupun di akhirat.

Para nabi itu adalah saudara seayah walau ibu mereka berlainan, dan agama mereka adalah satu.” (HR Bukhari no 3443 dan Muslim no 2365)

Syekh Taha Muhammad Al Saket mengatakan kalau hadits di atas merupakan sumber  sunnah, dalam sejarah agama-agama, asal-usul hukum, dan risalah para nabi.

Loading...

Para nabi menyerukan agama Allah. Disebutkan bahwa Nabi Muhammad Saw dan Isa bin Maryam paling dekat.

Alquran menegaskan kalau setelah Isa akan datang rasul dengan nama Ahmad atau Muhammad.

Allah SWT berfirman:

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ

Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku,

yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS As Saff 6)

Syekh Taha Muhammad juga menjelaskan pergantian para nabi dengan agama satu ini  berasal dari keesaan dan keagungan Allah dengan tugas yang berbeda-beda sesuai dengan zamannya.

Para  nabi  selalu konsisten menyampaikan tiga hal. Pertama, perkara akidah dan amalan-amalan hati atau yang dikenal sebagai tauhid.

Allah berfirman,

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya,

bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku.” (QS Al Anbiya 25)

Kedua, perkara yang berkaitan dengan tindakan anggota badan, seperti sholat, zakat, amar makruf nahi mungkar, berbakti kepada orang tua, dll.

Ketiga, perkara yang berhubungan dengan jiwa dan penyuciannya, seperti menolong orang kesusahan, menahan marabahaya karena Allah, bergegas menuju kebaikan mencari keridhaan-Nya.

Allah berfirman:

لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja),

tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (QS Al Maidah 48).

Tags: #Risalah Agama #Tugas Nabi #Tugas Rasul