Semua Penghuni Surga Akan Muda Kembali Walaupun Matinya Tua Renta

Manusia yang beriman akan di masukkan ke dalam surga oleh Allah. Orang yang masuk surga akan dimudakan lagi dengan usia 33 tahun.

Kakek-kakek dan nenek-nenek waktu di dunia akan menjadi muda lagi ketika masuk ke dalam surga.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi SAW beliau bersabda;

يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ جُرْدًا مُرْدًا بَيْضًا جُعَادًا مُكَحَّلِيْنَ أَبْنَاءُ ثَلَاثٍ وَثَلَاثِيْنَ عَلَى خَلْقِ آدَمَ سِتُّوْنَ ذِرَاعًا فِيْ عُرْضِ سَبْعِ أَذْرُعٍ.

“Ahli Surga akan memasuki Surga dalam keadaan tidak berpakaian, tampan, berkulit putih, berambut keriting dan bercelak dalam usia 33 tahun seperti bentuk Adam عليه السلام (yang tingginya adalah) 60 hasta dengan ketebalan tubuh 7 hasta.”

(HR. Ahmad. Hadits derajatnya adalah Hasan li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3700.)

Loading...

Dari usia yang kembali muda ada lagi kenikmatan surga yang sungguh membuat kita ingin cepat-cepat masuk di dalamnya, yaitu sungai-sungai untuk kita minum.

Nikmat yang juga akan disediakan untuk orang yang masuk surga  yaitu sungai-sungai minuman dari; (Aisarut Tafasir, 5/79)

(1) air tanpa berubah rasa dan baunya, (2) susu tanpa berubah rasanya, (3) khamer  lezat rasanya, dan (4) madu murni bersih dari campuran. (At-Tafsirul Muyassar, 915)

Allah Ta’ala berfirman;

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ فِيْهَآ أَنْهَارٌ مِّنْ مَّآءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِيْنَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى

”Permisalan Surga yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya,

sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamer yang lezat rasanya bagi para peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang murni.” (QS. Muhammad : 15)

Diriwayatkan dari Hakim bin Mu’awiyah, dari bapaknya رضي الله عنه ia berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda;

فِي الْجَنَّةِ بَحْرُ اللَّبَنِ وَبَحْرُ الْمَاءِ وَبَحْرُ الْعَسَلِ وَبَحْرُ الْخَمْرِ ثُمَّ تُشَقَّقُ الْأَنْهَارُ مِنْهَا بَعْدَهُ.

“Di Surga terdapat sungai susu, sungai air, sungai madu dan sungai khamer. Kemudian setelah itu semua sungai terbelah darinya.”

(HR. Ahmad, lafazh ini miliknya dan Tirmidzi Juz 4 : 2571. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani 5 dalam Shahihul Jami’ : 2122)

Selain kenikmatan di atas, ada lagi kenikmatan surga yaitu tanaman yang tumbuh dan dapat berbuah dengan sangat banyak.

Orang yang masuk Surga jika akan menanam di Surga, dalam waktu sekejap tanamannya tumbuh dengan buah yang sangat banyak sekali.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW bersabda;

أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اسْتَأْذَنَ رَبَّهُ فِي الزَّرْعِ فَقَالَ لَهُ أَلَسْتَ فِيْمَا شِئْتَ قَالَ بَلَى وَلَكِنِّيْ أُحِبُّ أَنْ أَزْرَعَ قَالَ فَبَذَرَ فَبَادَرَ الطَّرْفَ نَبَاتُهُ وَاسْتِوَاؤُهُ وَاسْتِحْصَادُهُ فَكَانَ أَمْثَالُ الْجِبَالِ فَيَقُوْلُ اللَّهُ دُوْنَكَ يَا بْنَ آدَمَ فَإِنَّهَ لَا يُشْبِعُكَ شَيْءٌ فَقَالَ الْأَعْرَابِيُّ وَاللَّهِ لَا تَجِدُهُ إِلَّا قُرَشِيًّا أَوْ أَنْصَارِيًّا فَإِنَّهُمْ أَصْحَابُ زَرْعٍ وَأَمَّا نَحْنُ فَلَسْنَا بِأَصْحَابِ زَرْعٍ فَضَحِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

“Sesungguhnya seorang penghuni Surga meminta izin kepada Rabb-nya untuk menanam.

Maka Allah Ta’ala berfirman, “Bukankah di dalam Surga (terdapat) segala sesuatu yang engkau inginkan?”

Orang tersebut menjawab, “Benar, akan tetapi aku ingin menanam.”

Rasulullah bersabda, “Lalu ia menabur benih dan tanaman tersebut tumbuh dalam sekejap, ia mengumpulkannya dan memanennya hingga seperti gunung.”

Allah Ta’ala berfirman, “Ambillah, wahai anak Adam. Sungguh tidak ada sesuatu pun yang dapat memuaskanmu.”

Orang arab badui berkata, ”Demi Allah, engkau tidak akan mendapatkan orang tersebut kecuali ia adalah orang Quraisy atau orang Anshar.

Karena sesungguhnya mereka adalah para petani. Adapun kami bukanlah para petani.” Maka Nabi SAW pun tertawa.”

(HR. Ahmad dan Bukhari Juz 2 : 2221, lafazh ini miliknya. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihul Jami’ : 2080)

Kemudian ada lagi yang unik perihal surga yaitu pohon yang batangnya dari emas.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

مَا فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةٌ إِلَّا وَسَاقُهَا مِنْ ذَهَبٍ.

“Tidaklah ada satu pun pohon di Surga, kecuali batangnya dari emas.” (HR. Tirmidzi Juz 4 : 2525.

Hadis ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihul Jami’ : 5647)

Semoga kita dapat ridha Allah dan dapat memasuki surga dengan mudah.

Tags: #Bidadari Surga #Nikmat Surga #Penghuni Surga