Seperti Ini Keadaan Orang Riya’ Kelak Di Akhirat

218 views

Dalam kitab ‘Rihlah Ila Ad-Dar Al-Akhirah’ Syaikh Mahmud Al-Misri menjelaskan tentang pemandangan orang yang riya ini di negeri akhirat kelak.

Syaikh Mahmud Al-Misri  menjelaskan, begitu ruginya orang-orang riya, karena amal mereka sia-sia, dan tidak berguna.

Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَّنثُورًا – 25:23

“Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.” (QS. Al Furqon: 23)

Dan firman Allah Ta’ala :

Loading...

وَلَوْ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لَافْتَدَوْا بِهِ مِن سُوءِ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَبَدَا لَهُم مِّنَ اللَّهِ مَا لَمْ يَكُونُوا يَحْتَسِبُونَ – 39:47

وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ – 39:48

“Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya,

niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat.

Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan. (48)

Dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya.” (QS Az Zumar: 47-48

Manusia akan sangat kecewa ketika melihat peerkara  ini. RasulullahShalallahu alaihi wa salam bersabda,

“Pada Hari Kiamat, Allah akan memberi keputusan (qadha) pada semua hamba-Nya. Pertama kali orang yang datang adalah orang membaca Qur’an,

lalu orang yang berjihad di jalan Allah, dan orang yang banyak harta. Kemudian Allah berfirman kepada orang yang membaca Qur;an,

“Bukankan Aku yang mengajarkanmu apa yang Aku turunkan pada Rasulku?” Ia berkata, “Ya, wahai Tuhan.”

Allah bertanya, “Apa yang engkau lakukan tentang apa yang engkau telah ketahui?” Ia menjawab, “Saya mengamalkan Al-Qur’an di waktu siang dan malam.”

Allah berkomentar, “Engkau telah berbohong.” Malaikat berkata, “Engkau berbohong.”

Allah berbicara kepadanya, “Padahal sebenarnya engkau ingin dikatakan Fulan ahli membaca Qur’an, dan memang telah dikatakan demikian kepadamu.”

Lalu datang orang yang memiliki banyak harta, Allah berkata kepadanya, “Bukankah Aku telah melapangkanmu sehingga engkau tidak membutuhkan lagi seseorang?”

Ia berkata, “Ya wahai Tuhan.” Allah bertanya, “Apa yang engkau lakukan pada harta yang telah Aku berikan kepadamu?”

Ia berkata, “Saya melakukan Silaturrahim, dan mengeluarkan shadaqah.” Allah Subhanahu wa Ta’ala berkata kepadanya, “Engkau telah berbohong.”

Malaikat juga berkata, “Engkau berbohong” Allah berkata, “Padahal engkau ingin disebut sebagai orang yang dermawan, dan sebutan itu telah diarahkan kepadamu.”

Selanjutnya, datang orang yang berjihad di jalan Allah, Allah bertanya kepadanya, “Dengan lantaran apa engkau berjihad?”

Ia berkata, “Saya diperintah untuk berjihad di jalan Allah. Saya berjihad sampai terbunuh.”

Allah berkomentar, “Engkau berbohong.” Malaikat juga berkata, “Engkau berbohong.”

Allah menambahkan, “Engkau ingin dikatakan pemberani dan memang telah dikatakan seperti itu.

Dan Allah Ta’ala akan menyiksa orang riya karena orang yang pamer menginginkan popularitas di mata manusia.

Dan Allah SWT akan mempermalukan mereka di hadapan manusia lainnya agar  mereka membencinya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang ingin mendengarkan (mengenalkan) namanya, maka Allah akan mendengarkannya, dan barang siapa yang pamer maka Allah memamerkannya.” [HR Muslim]

RasulullahShallallahu alaihi wa sallam juga bersabda,

“Barangsiapa yang ingin mencari ridha manusia dengan kemurkaan Allah, maka Allah mewakilkannya pada manusia.

Dan barangsiapa yang membenci manusia untuk mencari ridha Allah, maka Allah akan mencukupkannya dari segala kebutuhan manusia.” (HR At-Tirmidzi dan Abu Naim)

Tags: #Manusia riya' #Padang Mahsyar #Pandangan Riya'