Seperti Ini Sakitnya Dicabut Ruh Dari Badan

213 views

Nabi Ibrahim ‘alahissalam termasuk Nabi yang mempunyai gelari Ulul ‘Azmi. Beliau juga sebagai khalilullah (kesayangan Allah).

Terdapat kisah yang sungguh menggetarkan hati saat Nabi Ibrahim ditanya periahl Sakaratul Maut.

Diriwayatkan, tatkala Nabi Ibrahim wafat, Allah Ta’ala berfirman kepadanya. “Bagaimana kamu mendapatkan sakitnya kematian, wahai kekasihku?

Ibrahim menjawab, “Bagaikan besi yang dibakar lalu ditujukan pada bulu-bulu basah, kemudian ditarik. ”

Allah berfirman: ‘Padahal Aku telah meringankannya kepadamu.”

Pada hari itu manusia sangat kepayahan. Malaikat mau menyerang ruh, seperti akan menenggelamkan semuanya. Ruhlah yang ditarik dari badan.

Loading...

Ditarik perlahan dari urat syaraf, dari sendi-sendi, dari pokok setiap rambut dan kulit dari ujung kepala hingga tapak kaki. Bayangkan betapa sakitnya pada saat itu.

Pada saat di cabut nyawa jika  bisa berteriak, passti berteriak dengan sangat kerasnya karena rasa sakit yang tak tertahankan.

Jika punya kekuatan saat dicabut nyawanya, pasti akan dikerahkan kekuatan itu untuk menahan rasa sakit.

Kepedihan itu semakin dalam menuju dua biji mata, naik terus ke pelupuknya. Kedua bibir sudah mengkerut.

Satu urat saja ditarik yang ditarik maka sakitnya luar biasa. Apalagi ruh dicabut setiap inchi urat tanpa kecuali.

Setiap anggota badan mati secara tahap demi tahap. Kedua tapak kakinya menjadi dingin, lalu ke betisnya kemudian menjalar ke pahanya.

Tak ada yang lebih baik dalam  menyambut sakaratul maut kecuali dengan  iman yang tertanam di dalam hati terdalam.

Sejatinya tak ada yang tahu kapankah sakaratul maut itu akan bertamu. Maka perbanyaklah beramal saleh sebelum datangnya kematian.

Tags: #sakitnya Mati #Sakitnya Sakaratul Maut