Setelah Mati, Seperti Inilah Keadaan Ruh Manusia

344 views

Seorang filsuf muslim yang dikenal dengan Ibnu Rusyd atau Averoes banyak  orang-orang Barat yang mengagunginya.

Cordova (Spanyol) pada 1126 M ia lahir dari keluarga yang berkedudukan di pemerintah.

Berbicara tentang roh, Ibnu Rusyd mengatakan bahwa roh atau nafs merupakan sebuah perkara urusan Allah SWT.

Sepeprti yang telah difirman oleh Allah dalam surat al-Israa’ ayat 85.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.” (QS. Al-Isra’ Ayat 85).

Loading...

KH Bey Arifin dalam buku Hidup Sesudah Mati, mengatakan perkara roh merupakan urusan Allah tak banyak orang yang tahu soal ruh.

Menurut Bey, Ibnu Rusyd berpendapat roh dan nafs itu adalah satu.

Ibnu Rusyd dalam kitab At-Tahafut halaman 138, mengatakan jika ruh mati, maka roh meninggalkan tubuh dan kembali pada keadaan kerohaniannya serta pada tempat yang  baru yang bukan benda maka itu tidak dapat dilihat.

Menurut Ibnu Rusyd,  di akhirat manusia dibangkitkan dan hidup lagi dengan tubuh  yang bukan tubuh di dunia melainkan tubuh baru.

Menurut Bery Arifin pendapat Ibnu Rusyd berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa apa didapatkan di akhirat kelak berbeda dengan yang di dunia ini, namanya saja yang sama.

Menurut Bey, ini menjadi bukti kalau  kehidupan yang akan datang merupakan munculnya generasi yang lebih sempurna dan  lebih indah.

Tags: #Keadaan Ruh #Perkara Ruh #Ruh Manusia