Setelah Melewati Sirath, Ditempat Inilah Manusia Dikumpulkan Lagi

Setelah berkumpul di padang mahsyar, kaum muslimin akan melewati sirath dan akan berkumpul di qantharah.

Qantharah adalah tempat setelah sirath dan sebelum surga.

Perihal Qantharah terjadi kontrofersi pendapat Para ulama. Apakah qantharah ini adalah lanjutan dari sirath atau bukan.

Pada intinya qantharah tidak berada di atas neraka jahannam. Kaum muslimin yang berhasil melewati sirath akan berkumpul untuk dibersihkan hatinya di tempat itu sebelum mereka masuk ke dalam surga.

Allah berfirman,

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ (47)

Loading...

“Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (Alquran surat Al-Hijr : 47)

Ketika manusia surga, maka tidak ada lagi penyakit-penyakit hati. Kebencian, iri hati, hasad dan penyakit buruk lainnya akan dicabut oleh Allah.

Semua yang masuk surga hatinya bersih tanpa ada suatu penyakit buruk pun serta kekal di dalam surga.

Para penghuni surga dan neraka, ada yang diistilahkan dengan Ashabul A’raf, orang-orang yang timbangan amal kebaikan dan keburukan sama.

Allah berfirman,

وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلًّا بِسِيمَاهُمْ وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَمْ يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَ (46) وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَارُهُمْ تِلْقَاءَ أَصْحَابِ النَّارِ قَالُوا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ (47) وَنَادَى أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُمْ بِسِيمَاهُمْ قَالُوا مَا أَغْنَى عَنْكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ (48) أَهَؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَا أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ (49)

“Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A’raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka.

Dan mereka menyeru penduduk surga: “Salaamun ‘alaikum”. Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya).

Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu”.

Dan orang-orang yang di atas A’raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan:

“Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfaat kepadamu”.

(Orang-orang di atas A’raaf bertanya kepada penghuni neraka): “Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?”.

(Kepada orang mukmin itu dikatakan): “Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati“. (Alquran surat Al-A’raf : 46-49)

Ketika golongan Ashabul A’raf ini ditangguhkan Allah dalam waktu yang cukup lama, maka setelah itu Allah memasukkan mereka ke dalam surga.

loading...
loading...

Tags: #Jalan Menuju Surga #Melewati Sirath #Tempat di Akhirat