Setelah Mentalak 2 Kali Suami Masih Minta Hubungan Intim, Ini Hukumnya

1869 views

Hal yang main-main bisa menjadi serius adalah talak atau perceraian, apalagi jika suami dalam keadaan benar-benar mengucapkan dengan tegas bahwa ia menatalak istrinya, maka tentu sudah terjadi perceraian diantara keduanya.

Ada kisah dari seorang istri yang sudah ditalak oleh suaminya namun di malam harinya si suami meminta melakukan bubungan intim namun ia menolaknya karena ia sadar bahwa suaminya tersebut sudah menatalaknya.

Akan tetapi ia denan suami belum mengajukan perceraian di pengadilan karena suaminya baru mentalak pada siang harinya.

Sebagai suami harusnya berhati-hati dalam pengucapakan apalagi ucapan talak tidak bisa dijadikan candaan atau main-main.

Terlebih lagi ketika sudah pernah mentalak hingga 2 kali, jika melakukan talak sekali lagi maka kedua-nya haram bersatu kembali.

Ketika suami yang baru mentalak siang hari lalu kemudian pada malam harinya ia meminta berhubungan sebenarnya ia berkeinginan untuk rujuk kembali dengan istrinya.

Loading...

Akan tetapi para ahli fiqih sepakat bahwa cara rujuk kembai ketika suami sudah menjatuhkan talak harus dengan ucapan yang tegas serta jelas dan memiliki makna rujuk.

Contohnya seperti: “Aku kembali kepadamu, kita bersatu lagi.”

Menurut mazhab Syafi’i suami tidak diperbolehkan melakukan pemanasan sebelum rujuk apalagi sampai melakukan hubungan badan.

Sebagai istri jika maka harus meminta rujuk terlebih dahulu sebelum mengiyakan permintaan suami.

Namun anda harus waspada jika suami tidak berubah danmengulangi kesalahannya lagi hingga menyatakan talak ke 3 kalinya.

فَإِن طَلَّقَهَا فَلَا تَحِلُّ لَهُ مِن بَعْدُ حَتَّىٰ تَنكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ

“Kemudian jika dia menceraikannya (setelah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya sebelum dia menikah dengan suami yang lain …” (QS. al-Baqarah: 230). [ummi-online.com]

Tags: #Hubungan Suami-Istri #Perceraian #Rujuk #Talak