Status Peminum Khamr yang Tetap Melaksanakan Shalat

118 views

Arak dan Khamr adalah minuman yang memabukkan dan haram dikonsumsi. Peminumnya termasuk orang yang melakukan perbuatan dosa. Namun bagaimana jika peminum khamr juga  mengerjakan shalat?

Itulah yang disesalkan. Karena shalat yang hakiki ialah shalat yang dapat mencegah pelakunya dari perbuatan keji (fahisyah) dan mungkar.

Sebagaimana firman Allah SWT,

 

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Loading...

“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat.

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.,” (QS. Al-Ankabut: 45).

Khamr atau Minuman keras adalah termasuk perbuatan dosa besar, karena namapaknya akan menganggu kesehatan jiwa dan raga. Dan dapat  berpengaruh buruk dalam kehidupan sehari-hari.

Orang dalam keadaan mabuk dilarang mengerjakan shalat. Dan jika ia telah sadar kemudian mencuci bersih bekas-bekas minuman keras itu dan ambil wudhu dan shalat, insya Allah, salatnya akan diterima oleh Allah.

Orang yang suka minuman keras dan masih suka mengerjakan shalat, lebih baik dari menyuka minuman yang meninggalkan shalat.

Ketika seseorang yang solat dan masih berbuat maksiat itu artinya masih ada yang salah dengan cara kita melaksanakn solata atau dari hati kita.

Jadi, usahakanlah diri kita solat dangan baik dan tidak mendekati minuman lagi. Jika terlanjur, bertaubatlah kepada Allah dan mantapkan dalam hati untuk tidak lagi mendekati minuman harama itu.

Tags: #Khamr dan Arak #Mabuk dalam Solat #Minuman Keras