Ternyata Fir’aun Tidak Pernah Lapar, Haus dan Sakit Seumur Hidupnya

741 views

Nafsu adalah sarana setan untuk menggoda manusia sedangkan berpuasa akan membuat setan sulit dalam memasuki manusia untuk menggodanya.

Dalam buku “Mukjizat Puasa Menggapai Pencerahan Spiritual Melalui Ibadah Puasa Ramadhan”

Dr Zaprulkhan menjelaskan Firaun yang tidak lapar dan haus merupakan pelajaran bagi kita.

Jika jita menengok pada sejarah kelam yang di abadikan dalam al-Qur’an, kisah  menarik yang bisa kita renungkan.

Kita semua tahu fenomena puncak kepongahan raja Firaun yang dengan angkuhnya mengaku dirinya sebagai Tuhan di hadapan rakyat dan para pembesar-pembesarnya.

Ketika itu Firaun mengatakan “Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”

Loading...

Apa sebab  Firaun berani mangaku dirinya sebagai Tuhan yang tertinggi?

Syahdan, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Firaun  hidup, sampai 400 tahun dengan usia  panjang itu dia tidak pernah mengalami kesusahan.

Firaun tidak pernah lapar, kerongkongan tidak pernah haus. Kelemahan tidak pernah dialami fir’uan walau sesaat pun.

Dia juga tidak pernah sakit, sakit kepala, perut, demam, atau jenis sakit yang lainnya.

Dengan kondisi yang dialami Firaun seperti itu  maka para ulama berkomentar andai Firaun pernah lapar dan haus, lemah tak berdaya, pasti dia tidak akan tidak akan mengaku sebgai Tuhan.

Kisah tentang kepongahan puncak Firaun semoga menjadi pelajaran  bahwa  manusia tidak boleh sombongan dan congkak meskipun teidak pernah mengalami lapar dan dahaga.

Orang yang tidak pernah mengalami ketidakberdayaan secara tidak langsung tidak mengakui kebesaran Tuhannya.

Tags: #Mengaku Tuhan #Nasib Fri'aun #Raja Dzalim