Ternyata Jibril Menyelam di Lautan Cahaya 360 Kali Setiap Hari

217 views

Sungguh betapa banyaknya makhluk yang di diciptakan Allah SWT di alam semesta ini.

Salah satunya adalah malaikat. Malaikat berbeda dengan penciptaan manusia. Malaikat tercipta dari cahaya.

Malaikat merupakan makhluk yang tak pernah membangkang dengan perintah Allah dan selalu taat akan semua yang Allah perintahkan.

Dari sepuluh malaikat yang wajib kita imani, yang pertama adalah malaikat Jibril. Jibril merupakan  pemimpin seluruh malaikat dan disebut dengan aminul al wahyi.

Tugas Malaikat Jibril menyampaikan tugas menyampaikan wahyu kepada para Rasulullah.

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nahl ayat 102:

Loading...

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman,

dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.

Adapun bentuk Malaikat Jibril yang disampaikan dalam hadits yakni mempunyai 600 sayap jarak antara dua sayap seperti perjalanan 500 tahun.

Hal ini ada dalam Kitab Shahih Ibn Hiban, dari sahabat Abdullah Ibnu Mas’ud, Rasulullah bersabda:

عن ابن مسعود -رضي الله عنه- أنه قال في هذه الآية: {ولقد رآه نَزْلَةً أُخرى} [النجم: 13]، قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: رأيتُ جبريلَ عند سِدْرةِ المُنْتَهى، عليه ستُّمائة جَناح، يَنْتَثِرُ من رِيشِه التَّهاوِيلُ: الدُّرُّ والياقُوتُ

Dari Ibnu Mas’ud RA bahwa dia berkata tentang ayat ini, “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.” (QS. An-Najm: 13)

Rasulullah SAW bersabda, “Aku melihat Jibril di Sidratul Muntaha, ia memiliki enam ratus sayap yang berhamburan di bulunya intan dan permata dengan warna yang berbeda-beda.”

Dikatakn kalau Jibril mempunyai bulu mulai dari kepala sampai telapak kaki warnanya seperti za’faron dan di setiap bulu cahayanya laksanan cahaya matahari.

Kemudian diceritakan kalau setiap hari Jibril menyelam di lautan cahaya sampai 360 kali.

Rasulullah diperlihatkan bentuk asli malaikat Jibril dalam peristiwa Isra Miraj.

Abu Zar r.a. pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau melihat Tuhanmu?” Rasulullah ﷺ menjawab:

“نُورٌ أَنَّى أَرَاهُ”. وَفِي رِوَايَةٍ “رَأَيْتُ نُورًا”

Nur, mana mungkin aku dapat melihatnya. Menurut riwayat yang lain disebutkan: Saya hanya melihat nur (cahaya). (Diketengahkan oleh Imam Muslim)

Maksud dari hal tersebut hanyalah Malaikat Jibril seperti yang ditetapkan dalam kitab Sahihain melalui Siti Aisyah Ummul Muminin dan Ibnu Mas’ud.

Kemudian juga ditetapkan di dalam kitab Sahih Muslim melalui Abu Hurairah.

Dalam riwayat lain, bentuk lain malaikat Jibril seperti debu.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى غُبَارٍ سَاطِعٍ فِي سِكَّةِ بَنِي غَنْمٍ زَادَ مُوسَى مَوْكِبَ جِبْرِيلَ

Dari Anas bin Malik radliallahu anhu berkata; “Aku seolah melihat debu-debu berkilauan di lorong-lorong jalan suku Bani Ghanmin”.

Musa menambahkan; “Ini merupakan bukti keterlibatan Jibril alaihissalam dalam perang”. (HR. Bukhari) No. 2975. Shahih.

Tags: #Cahaya Gemilau #Cahaya Indah #Cahaya Malaikat