Ternyata Nabi Pernah Batah Haji Karena Sebab Ini

206 views

Makkah berhasil ditaklukkan bertepatan dengan delapan hijriyah walaupun perjanjian Hudaibiyah dilanggar oleh orang quraisy.

Pada momen penaklukan kota Makkah itu Nabi memerintahkan berhala-berhala itu untuk dihancurkan dan leburkan.

Prof Hamka dalam tafsirnya Al-Azhar menuliskan, “Dan beliau perintahkan Sayidina Bilal azan kepuncak Kabah.”

Kemudian di tahun kesembilan Nabi Kita Muhammad menyuruh Abu Bakar as-Shiddiq menjadi Amirul-Hajj.

Sedsangkan  Ali bin AbuThalib diusulkan oelh Nabi dan beliau memerintah agar membacakan Surat Baraah (at-Taubah), meyampaikan beberapa perintah.

Salah satunya adalah tidak boleh lagi ada orang yang tawaf keliling Ka’bah dengan bertelanjang pada tahun depan.

Loading...

Buya Hamka melanjutkan bahwa Nabi tidak mau melihat bertawaf dengan talanjang oleh  karena itu Nabi tidak naik haji tahun itu.

Kemudian Beliau memerintahkan Abu Bakar memimpin haji.

Dan pada tahu ke 10 yakni tahun depannya Nabi memimpin sendiri haji, setelah Ka’bah benar-benar bersih.

Kemudian Nabi melaksanakan haji yang disebut dengan Haji Wada’, Haji  haji perpisahan dan setelah beberapa bulan dari itu Rasulullah wafat.

Jadi, itulah yang menjadi sebab mengapa Nabi Batal Melaksanakan ibadah haji pada waktu itu karena waktu itu memang ka’bah dikelilingi dengan perkara yang tak sesuai dengan risalah islam.

Tags: #Batal Haji #Ibadah Haji