Tips Pernikahan Bahagia Setelah Punya Anak: Saling Memahami dan Saling Mengerti

Jagalah pernikahan walau sudah memiliki momongan, jangan karena memiliki buah hati lantas berbeda dan tidak memiliki waktu luang bersama, serta tidak merasakan keromantisan yang pernah dirasakan sebelum memiliki buah hati.

Dalam pernikahan semakin banyak kebahagiaan yang didapat maka akan ada banyak masalah yang datang juga.

Terkadang pernikahan hanya terasa bahagia diawal pernikahan saja. Banyak yang merasa bahwa diawal pernikahan seolah dunia miliki berdua, segala perhatian ditumpah-ruahkan kepada pasangannya dan pada awal pernikahan adalah moment mesra-mesranya sehingga yang ada hanya kebahagiaan saja.

Cinta keduanya masih sangat mengesankan sehingga yang terlihat hanyalah masa-masa indahnya saja.

Ketika sudah memiliki buah hati tak jarang pasangan suami-istri akan lebih memperhatikan anaknya dari pada pasangannya. Sama-sama merasa kurang perhatian satu sama lain hingga ada yang merasa bahwa pasangannya lebih sayang terhadap buah hatinya.

Jika sudah seperti ini keadannya maka hubungan pernikahannya hanya terasa hangat pada awal pernikahan saja. Kebahagiaan diawal pernikahan seolah-olah hanya menjadi kenangan semata.

Loading...

Jika sudah seperti ini lantas apa yang harus dilakukan agar tetap merasa bahagia meski sudah memiliki buah hati didalam pernikahan kita?

Lebih Mengerti dan Memahami Lagi
Kehadiran seorang anak terkadang membuat kehidupan suami istri berubah dari sebelumnya.

Adanya buah hati memang membuat suami istri lebih bahagia knamun disamping itu akan merasa lebih cemas tentang buah hatinya apakah akan mendapatkan perawatan terbaik darinya.

Dan merasa lelah karena mereka harus mengurus buah hatinya yang cukup menguras tenang dan emosi.

Melansir dari laman parenting.com, mengatakan bahwa orang tua akan merasa stres dan merasa lebih lelah dengan memiliki anak pertama.

Terlebih lagi ketika mengurus buah hatinya tanpa adanya bantuan orangtua atau mertua mereka sehingga itulah yang membuat mereka semakin stres.

Menciptakan Bahagia di Kehidupan Rumah Tangga
Penting bagi hubugan suami-istri yang baru memiliki buah hati agar selalu berusaha memahami pasangannya.

Jangan biarkan kelelahan membuat hubungan rumah tangganya berantakan, bahkan perasaan lelah dan stres. Usakan selalu saling bahu mebahu untuk mengurus buah hatinya.

Para ahli menyarankan agar selalu bersabar dan tidak mengeluh atas kehidupannya yang dijalani agar merasa tenang menjalani rumah tangganya.

Lebih baik fokus pada rumah tanggannya, apapun yang dirasakan syukuri agar tidak menimbulkan rasa lelah hingga dan tidak merasa bahagia dalam pernikahannya.

Jadikan kehadiran buah hati sebagai tambahan kebahgaian didalam pernikahannya, jangan merasa terbebani apalagi merasa lelah dan stress berlebihan.

Justru jadikan buah hati sebagai obat kelelahan dan stres setelah beraktifitas, dengan melihat buah hatinya harusnya merasa bahagia dan rasa lelahnya menjadi hilang seketika.

Seorang pakar hubungan yakni Charles J Orlanda dalam bukunya yang berjudul “The Problem With Women Is Men”menyebutkan bahwa pasangan yang sayang kepada buah hatinya bukan berarti ia tidak sayang lagi kepadamu sebagai pasangannya.

Maka jadilah pasangan yang saling mengerti agar hubungannya senantiasa bahagia.

Ciptakan suasana yang membahagiakan dan menyenangkan dengan hal-hal yang sederhana seperti mencium pasangan selepas tidur, mengambilkan makanan atau sekedar mengatakan “I Love You” di pagi hari akan membuat pernikahanmu dengan pasangan selalu bahagia. [fimela.com]

Tags: #Kebahagiaan Suami-Istri #Konflik Rumah Tangga #Menjaga Pernikahan