Wahai Istri, Suamimu Bukan Peramal yang Bisa Membaca Pikiranmu

240 views

Ketika sudah berumah tangga masalah demi masalah akan datang silih berganti. Namun ada satu hal yang sangat menarik untuk dibahas, karena sebenarnya masalah yang terjadi di dalam rumah tangga tak lain hanya karena masalah komunikasi yang tidak baik.

Sebab jika ada masalah bisa diatasi dengan komunikasi yang baik maka Insya Allah masalah apapun akan selesai.

llah menciptakan laki-laki dan perempuan berbeda dalam mengungkapkan pikiran dan cara mengelola pasangannya sehingga dari sinilah masalah timbul dan seringkali terjadi salah paham antara keduanya.

Istri seringkali salah sangka dan salah menerjemahkan suami sehingga berujung dengan pertengakran, padahal kuncinya adalah komunikasi yang baik.

Sebagai istri jangan suka memendam perasaan dan ngambek tanpa alasan. Lebih baik ungkapkan apapun yang membuatmu merasa bahagia terutama yang membuatmu terluka.

Jika marah, cemburu sedih lebih baik ungkapkan tanpa harus merasa malu apalgi sungkan. Jika ingin di mengerti maka sampai kapanpun tidak akan pernah merasakan kebahagiaan didalam pernikahan.

Loading...

Sebab tidak semua laki-laki bisa peka, karena porsi rasional lebih dominan dari pada perasaannya.

Contoh kasus, istri merasa cemburu karena ada seorang wanita menelpon suaminya, sudah terlanjur cemburu karena tidak mengkomunikasannya sehingga terperangkap dalam prasangkanya sendiri.

Jangan-jangan suamiku selingkuh, jangan-jangan suamiku ini dan itu hingga ia ngambek dan cemberut.

Lalu sang suami bertanya-tanya karena heran dengan sikap istrinya, ketika ditanya jawabannya selalu bilang tidak apa-apa.

Ketika suami terus bertanya namun jawaban istri tetap sama membuat istri semakin marah karena suaminya tidak kunjung peka.

Sehingga sang istri merasa suaminya tidak menyayangia, akhirnya timbullah masalah dikemudian hari.

Wahai istri, suamimu bukan dukun yang bisa menebak hati dan bisa membaca pikiran seseorang. Suami anda hanya akan tahu dan mengerti jika anda mengatakannya.

Maka dari itu berhentilah bermain teka-teka, lebih baik katakan secara terang-terangan agar tidak mengundang pertengakran dan menajdi penyebab hancurnya pernikahan.

Ketika sedih, gelisah dan gundah lebih baik ungkapkan, karena jika berbagi dengan suami pasti hidup anda tidak penuh dengan tekanan. [ummi-online.com]

Tags: #Istri Terbuka #Membaca Pikiran