Wanita yang Berjihad Berperang Menyeberangi Lautan

101 views

Namanya adalah Ummu Haram binti Milhan. Wanita Anshar suku Najjar Al-Madaniyah. Dia merupakan saudara kandung Ummu Sulaim dan bibi Anas bin Malik.

Ummu haram masuk Islam kemudian berbaiat dengan Nabi SAW. Dia juga ikut Nabi berhijrah. Dan Dia juga meriwayatkan beberapa hadits.

Rasulullah SAW sangat menghormati Ummu Haram. Beliau biasa main ke rumahnya kemudia istirahat  siang disana.

Ummu Haram dan Ummu Sulaim, merupakan bibi Rasulullah SAW, dari jalur susuan maupun nasab.

Ummu Haram punya cita-cita ikut para mujahid menyeberangi lautan. Allah mengabulkan keinginannya, ketika ia telah menjadi istri Ubadah bin Shamit.

Ummu Haram berangkat dengan suaminya dalam perang Qubrus (Cyprus) dan syahid dalam perang tersebut.

Loading...

Anas bin Malik berkata, “Rasulullah SAW selalu singgah di rumah Ummu Haram binti Milhan bila beliau pergi ke Quba, dan Ummu Haram selalu memberi beliau makan.

Saat itu Ummu haram telah menjadi istri Ubadah bin Shamit. Suatu hari beliau singgah di rumah Ummu Haram.

Setelah Ummu haram memberi beliau makan, dia duduk dan mengusap-usap kepala Rasulullah SAW hingga beliau tertidur.

Ketika bangun, beliau tertawa, lalu Ummu haram bertanya, ‘Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah?’

Beliau mejawab, “Telah diperlihatkan dalam tidurku bahwasanya ada beberapa orang dari umatku yang berjuang fii sabilillah.

Mereka mengarungi laut dan keadaan mereka sebagaimana raja-raja yang penuh kegembiraan (karena lengkapnya persenjataan, dan perbekalan mereka).

Ummu Haram berkata, ‘Wahai Rasulullah, mohonkanlah kepada Allah, agar Dia berkenan menjadikanku golongan mereka.’

Beliau pun mendoakannya, kemudian kembali meletakkan kepalanya hingga tertidur lagi.

Ketika bangun beliau tertawa. Ummu Haram bertanya lagi, ‘‘Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah?’

Beliau mejawab, “Telah diperlihatkan dalam tidurku bahwasanya ada beberapa orang dari umatku yang berjuang fii sabilillah.

Mereka mengarungi laut dan keadaan mereka sebagaimana raja-raja yang penuh kegembiraan (karena lengkapnya persenjataan, dan perbekalan mereka).

Ummu Haram berkata, ‘Wahai Rasulullah, mohonkanlah kepada Allah, agar Dia berkenan menjadikanku golongan mereka.’ Beliau berkata, ‘Engkau termasuk orang-orang yang pertama.’”

Anas berkata lagi, “Maka berangkatlah Ummu Haram Bersama suaminya, Ubadah bin Shamit.

Setelah berhasil menyebrangi lautan, Ummu Haram naik hewan tunggangan, tetapi dia terjatuh ke tanah yang menyebabkan dia tewas.

Peristiwa ini terjadi pada perang Qubrus (Cyprus). Ummu Haram pun dikubur di sana.”

Inilah perjalanan hidup Ummu Haram, keluarga mulia yang menyebarkan agama tauhid, semata-mata mengharapkan Ridha Allah SWT.

Tags: #Armada Alut #Jihad Di Laut #Perang Sahabat