Waspada! Pejabat yang Menyusahkan Rakyatnya, Ini Doa Nabi SAW Untuknya

Islam telah mengatur semua urusan manusia termasuk dalam urusan muamalah (hablumminananas).

Dalam syariat, Nabi Muhammad menyampaikan pesan khusus kepada para pejabat agar adil dan amanah.

Di dalam satu Hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ هَذِهِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ. وَمَنْ شَقَّ عَلَيْهَا فَاشْفُقْ عَلَيْهِ. رواه مسلم

“Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia.

Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia”. (HR. Muslim No 1828)

Loading...

Dari Hadis di atas menggambarkan tentang pembelaan Rasulullah kepada umatnya dan pejabat yang baik kepada umatnya.

Betapa beruntungnya mereka karena telah didoakan Nabi Muhammad SAW.

Imam Ibnu Al Malak rahimahullah menjelaskan makna doa Rasulullah:

أي: رحمهم ويسَّر عليهم

“Yaitu sayangilah dan mudahkanlah mereka”. (Syarh Al Mashabih, 4/257).

Dalam Hadits sikap tegas Rasulullah kepada orang yang menyusahkan umatnya. Rasulullah mendoakan keburukan bagi mereka.

Imam Ibnu Al-Malak rahimahullah menerangkan makna doa buruk tersebut:

أي:عسَّر عليهم أمورهم وأوصل المشقة إليهم

“Yaitu persulitlah urusan mereka (yang menyulitkan manusia) dan antarkanlah kesempitan hidup kepada mereka.

Imam an-Nawawi rahimahullah mengatakan:

هَذَا مِنْ أَبْلَغ الزَّوَاجِر عَنْ الْمَشَقَّة عَلَى النَّاس ، وَأَعْظَم الْحَثّ عَلَى الرِّفْق بِهِمْ ، وَقَدْ تَظَاهَرَتْ الْأَحَادِيث بِهَذَا الْمَعْنَى

“Ini termasuk hadis yang paling tajam larangan keras mempersulit urusan manusia, dan dorongan yang paling besar dalam bersikap lembut kepada mereka, dan banyak hadits dengan makna seperti ini.” (Syarh Shahih Muslim, 6/299)

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar membuat bab berjudul:

بابُ جَواز دُعاء الإِنسان على مَنْ ظَلَمَ المسلمين أو ظلَمه وحدَه

“Bab Bolehnya doa seseorang (dengan doa keburukan) kepada orang yang menzalimi kaum muslimin atau menzalimi dirinya seorang.”

Beliau rahimahullah menjelaskan:

وَقَدْ تَظَاهَرَ عَلىَ جَوَازِهِ نُصُوْصُ الْكِتَابِ وَالسُنَةِ وَأَفْعَالُ سَلَفِ الْأُمَةِ وَخَلَفِهَا

Telah jelas kebolehan hal tersebut, berdasarkan nash-nash Al-Qur’an dan As-Sunnah. Juga berdasarkan perbuatan generasi umat Islam terdahulu (yaitu salaf) maupun generasi terkemudian (khalaf).” (Al Adzkar, 1/493).

Karena Pemimpin yang  Adil Akan mendapat naungan  Allah di Hari Kiamat.

Beliau bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian bertanggung jawab atas yang dipimpinnya.

Seorang imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas keluarga yang dipimpinnya.

Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya.

Seorang pembantu adalah pemimpin di rumah majikannya dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya.” (HR Al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad, Malik dan Ibnu Hibban)

Tags: #Doa Nabi #Pejabat Dzilim #Pejabat Korupsi