Wirid al-Fatihah 41 Kali, Ini Khasiat dan Keutamaannya

163 views

Al-Fatihah adalah surat pembuka didalam Al-Qur’an yang tidak diragukan lagi keutamannya. Al-Fatihah memiliki segudang keutamaan bagi seseorang yang mengamalkannya. Beberapa sebutan untuk AL-Fatihan, diantaranya:

1. Al-Fatihah (Pembuka)
Beliau katakan:

فاتحة الكتاب يقال لها: الفاتحة، أي فاتحة الكتاب خطا

“Al-Fatihah terkadang disebut dengan nama al-Fatihah, yakni sebagai pembuka al-kitab (baca: al-Quran) secara tulisan”.

Kenapa Al-Fatihan dikatakan sebagai pembuka? Sebagaimana kita ketahui bahwa Al-Fatihah sebagai pembuka Al-Qur’an secara tulisan. Sebab yang diturunkanpertama kali bukanlah surat Al-Fatihah melainkan surat Al-‘Alaq.

Walau demikian tetap saja Al-Fatihah sebagai urutan pertama dalam jajaran ayat yang pertamakali turun.

Sebab malaikan jibril ‘alaihis salam memrintahkan Rasulullah untuk membaca surat al-‘Alaq dengan membaca basamalah terlebih dahulu seperti yang telah dianjurkan atau diperintahkan dari surat al-‘Alaq tersebut.

Loading...

Dengan demikian maka jelaslah bahwa Basmalah adalah ayat pembuka dari semua surat. Sebagaimana al-Hafizh Ibnu Katsir rohmatulloh ‘alaihi mengatakanbahwa basmalah tetap sebagai pembuka al-kitab.

Dan beliau mengatakan selanjutnya:

وبها تفتح القراءة في الصلاة

Dan dengan al-Fatihah dimulainya bacaan dalam sholat”.

2. Ummul kitab (induk al-kitab)
Menurut al-Hafizh Ibnu Katsir rohimahulloh, Al-Fatihah disebut dengan induk kitab atau disebut dengan ummul kitab. Hal ini juga dikatakan oleh begaian ulama atau jumhur ulama.

Beliau katakan:

ويقال لها أيضا: أم الكتاب عند الجمهور

“dan al-Fatihah juga dinamakan dengan: ummul kitab menurut pendapat jumhur ahli tafsir”.

Al-fatihah sebagai ummul kitab ini menurut jumhur ulama, walau sebagian ada yang tidak menyetujui dengna alasan karena Ummul kitab hanya diberikan kepada Al-Qur’an saja yang ada dilauhul mahfuzh.

Serta mereka tidak menyukai penamaan Al-Fatihah dengan nama Ummul Kitab. Yang tidak menyukai diantaranya adalah Anas bin Malik dari kalangan sahabat dan juga dari kalangan tabi’in ada al-Hasan al-Bashri serta Ibnu Sirin.

Akan tetapi menurut al-Hafizh Ibnu Katsir pendapat mereka berdua telah menyelesihi hadist yang sahih, dimana beliau mengatakan:

وقد ثبت في الحديث الصحيح عند الترمذي وصححه عن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” الحمد لله أم القرآن وأم الكتاب والسبع المثاني والقرآن العظيم

“Dan telah benar di dalam sebuah hadits shahih yang ada pada imam at-Tirmidzi dan beliau menshahihkannya dari sahabat Abu Hurairoh beliau berkata: bersabda rosululloh shollollohu ‘alaihi wa sallam, alhamdulillah adalah ummul quran (induk al-Quran) dan ummul kitab, juga tujuh ayat pujian serta al-Quranul ‘Azhim”.

3. Al-Hamdu (Pujian)
Disebut sebagai pujian karena pada hadits diatas Al-Fatihah disebut sebagai Al-Hamdu

4. As-Sholat (Doa)
Penamaan ini dari sahabat Abu Hurairoh rodhiallaohu ‘anhu berdsarakan hadits qudsi yang sahih

قالَ الله تَعَالى : قَسَمْتُ الصلاَةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ : فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ الحَمْدُ لله رَب الْعَالَمِينَ قالَ الله حَمِدَنِي عَبْدِي

“Alloh ta’ala berfirman: Aku bagi sholat menjadi dua bagian antara Aku dan antara hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta; maka apabila hamba itu mengucapkan: alhamdulillahi robbil ‘alamin, Alloh berkata: hamba-Ku telah memuji Aku”. (HR. Muslim)

Dalam hadist tersebut Allah telah memberi nama dengan Sholat karena Al-Fatihah menjadi syarat shanya sholat.

5. As-Syifaa (Penawar)
Dikatakan penawar karena berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Sa’id al-Khudri rodhiallohu ‘anhu secara marfu’, dalam susunan ad-darm, ia mengatakan bahwa:

فاتحة الكتاب شفاء من كل سم

“Al-Fatihah sebagai penawar dari segala racun”. (HR. at-Tirmidzi no.2878 dan al-Hakim dalam al-Mustadrok 2/259 dari jalan Hakim bin Jubair)

6. Ar-Ruqyah (Jampi)
Berdasarkan hadits dari Abu Sa’id al-Khudri rodhiallohu ‘anhu yang menceritakan bahwa ada seorang sahabat membcakan surah Al-Fatihah untuk meruqyah seseorang dari suku salim yang diceritakan kepada Rasulullah lalu kemudian beliau bersabda:

وما يدريك أنها رقية؟

“Dan tidak tahukah kamu bahwa al-Fatihah adalah ruqyah?” (HR. Muttafaq ‘alaihi)

7. Asas al-Quran (Dasar Al-Quran)
Diriwayatkan dari As-Sya’bi dari sahabat Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhuma bahwa al-Fatihah adalah asasul quran dan yang menjadi asasnya surat al-Fatihah adalah bismillahirrohmanirrohim .

8. Al-Waqiyah (Pelindung)
Diriwayatkan oleh Al-Hafizh Ibnu Katsir di dalam tafsirnya yang dinamakan oleh imam Sufyan bin ‘Uyainah rohimahulloh menamakannya.

9. Al-Kafiyah (yang Mencukupi)
Imam Yahya bin Katsir rohmatullohi ‘alaihi menamahinya, dimana beliau berpandangan hal itu disebabkan Al-Fatihah telah mencukupi dari lainnya, sedangkan lainnya masih bergantung kepadanya. Yang diterangkan dalam hadits yang mursal

أم القُرْآنِ عِوَضٌ مِن غَيْرِها وليسَ غَيْرُها منها عِوضاً

“Ummul Quran lah yang menjadi pengganti dari yang selainnya, sedangkan yang lainnya tidak dapat menggantikannya” (HR. Ahmad 2/284, Muslim di dalam shahihnya no.780 dll).

Demikianlah beberapa nama yang disebutkan oleh para ulama namun ada sebagian yang tidak disebutkan, akan tetapi hal ini sudah dianggap sudah cukup untuk mengetahui surat yang agung nan suci ini.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir pada tafsir surat al-Fatihah ayat: 1.

Oleh sebab itu marilah kita mencoba untuk merasakan surah al fatiha 41 X selama 7 malam berturut-turut, dikarenakan di dalam al Quran pun telah disebutkan.

وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ

“Dan sesungguhnya, Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat, yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung.” (QS. 15:87)

Dengan izin Allah, hanya Allah lah yang akan tahu apa yang akan terjadi pada kita semua. Semoga hal bisa menjadi pelajaran untuk kita semua.

Bagi kita yang mencoba untuk mengamalkannya atau dzikir ayat apapun maka selalu minta ridho Allah. Jika Allah meridhoi sehingga kita yang mengamalkan bisa merasakan manfaatnya. [kaskus.co.id]

Tags: #Amlaan Al-Fatihah #Khasiat Al-Fatihah