Yakin Adanya Hari dan Bulan Sial, Ini Tanggapan Dari Nabi Muhammad SAW

178 views

Saat terkena musibah pernahkan kita merasa sial? Jika pernah bahkan  sering maka renungkan tulisan di bawah ini dengan seksama.

Dalam ajaran Islam, orang muslim hindari menandai suatu kejadian dengan sial. Jika terus diyakini maka akan berkibat fatal.

Dalam aspek aqidah dan keyakinan hati, melihat suatu peristiwa dsasn diyakini sebagai sebuah kesialan itu disebut thiyarah atau tathayur.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut perbuatan ini sebagai kesyirikan.

Dalam hadis dari sahabat Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ، الطِّيَرَةُ شِرْكٌ، ثَلَاثًا

Loading...

Thiyarah itu syirik…, Thiyarah itu syirik…, (diulang 3 kali)” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, dan yang lainnya. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Sanadnya shahih).

Thiyaroh yang banyak diyakini sebagai sebuah kesialan  adalah bulan suro (bulan Muharam).

Orang punya angggapan bahwa bulan suro ulan ciloko (bulan Muharam adalah bulan ancaman bencana).

Keyakinan semacam ini sama dengan keyakinan orang jahiliyah. Cuma yang diyakininya berbeda.

Menurut masyarakat masa silam, bulan syawal adalah bulan pantangan untuk menikah.

Dalam rangka membantahkan keyakinan ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi sebagian istrinya di bulan syawal.

Beliau hendak akan menyodorkan bukti bahwa  pernikahan bulan syawal tidak berdampak buruk bagi keluarga.

Hal ini sebagaimana yang dikisahkan oleh Aisyah radhiallahu ‘anha;

تزوجني رسول الله صلى الله عليه و سلم في شوال وبنى بي في شوال فأي نساء رسول الله صلى الله عليه و سلم كان أحظى عنده منى ؟ قال وكانت عائشة تستحب أن تدخل نساءها في شوال

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahiku di bulan Syawal, dan mengadakan malam pertama denganku di bulan Syawal.

Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian beliau selain aku?”

Salah seorang perawi mengatakan, “Aisyah menyukai jika suami melakukan malam pertama di bulan Syawal.” (HR. Muslim, An-Nasa’i, dan yang lain).

loading...
loading...

Tags: #HAri Sial #Ideologi Syirik #Keyakinan Salah